KPK sudah cukup melekat denagan AA. AA relatif cukup berhasil mengembang sebagai pemburu tikus.
Namun, sayang beliau sudah terlanjur menjadi “pejabat”.
Seperti yang kita tahu, bahwa jika pejabat sudah memegang kekuasaan, maka “kuasa” dapat bertindak khilaf.
Disisi lain, saya juga cukup yakin bahwa lembaga kepolisian maupun pemerintah juga menggunakan “teknik” yang tidak jauh berbeda.
Ironi bangsa yg disebut Indonesia. Tidak tahu apakah ini konspirasi utk mendeskriditkan kpk oleh korban2 kpk ato memang ini benar kenyataannya. Semoga kebenaran yg tdk dipolitisasi yg terungkap…
KPK sudah cukup melekat denagan AA. AA relatif cukup berhasil mengembang sebagai pemburu tikus.
Namun, sayang beliau sudah terlanjur menjadi “pejabat”.
Seperti yang kita tahu, bahwa jika pejabat sudah memegang kekuasaan, maka “kuasa” dapat bertindak khilaf.
Disisi lain, saya juga cukup yakin bahwa lembaga kepolisian maupun pemerintah juga menggunakan “teknik” yang tidak jauh berbeda.
Ironi bangsa yg disebut Indonesia. Tidak tahu apakah ini konspirasi utk mendeskriditkan kpk oleh korban2 kpk ato memang ini benar kenyataannya. Semoga kebenaran yg tdk dipolitisasi yg terungkap…
@nusantaraku
kita ikuti saja endingnya.
@ekaria27
kebenaran selalu terungkap cepat atau lambat. salam